Sumber Daya Manusia Bagi Organisasi Kewirausahaan
Sumber Daya Manusia Bagi Organisasi Kewirausahaan
Nama : Muhammad Heryyanto
NPM : 34416900
Kelas : 4ID06
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2020
DEPOK
2020
Sumber Daya Manusia Bagi Organisasi Kewirausahaan
Sumber daya manusia atau biasa
disingkat menjadi SDM adalah potensi yang terkandung dalam
diri manusia untuk mewujudkan perannya sebagai makhluk
sosial yang adaptif dan transformatif yang mampu mengelola dirinya sendiri
serta seluruh potensi yang terkandung di alam menuju tercapainya kesejahteraan
kehidupan dalam tatanan yang seimbang dan berkelanjutan, sedangkan dalam
hubungannya dengan kewirausahaan SDM merupakan individu-individu dalam
organisasi yang dapat memberikan kontribusi atau sumbangan yang berharga berupa
produktivitas dari posisi yang mereka pegang untuk mencapai tujuan sistem
organisasi kewirausahaan. Tugas penyediaan sumber daya manusia yang semestinya
adalah sangat penting bagi wiraswastawan. Produktivitas pada semua organisasi
kewiraswastaan ditentukan oleh bagaimana sumber daya manusia berinteraksi dan
bergabung untuk menggunakan sumber daya system manajemen. Faktor-faktor seperti
latar belakang, umur, pengalaman yang berhubungan dengan jabatan, dan tingkat
pendidikan formal kesemuanya mempunyai peranan di dalam menentukan tingkat
ketepatan posisi individu-individu pada organisasi kewiraswastaan.
A.
Langkah-Langkah Penyediaan Sumber Daya Manusia
Untuk menyediakan
sumber daya manusia yang tepat bagi organisasi kewirausahaan ketika berbagai
posisi menjadi terbuka atau lowong, manajer hendaknya mengikuti empat langkah
berurutan, yakni:
1. Perekrutan
2. Seleksi
3. Pelatihan
4. Penilaian
hasil kerja
B. Sumber
dari SDM
Disamping
suatu pengetahuan yang mendalam mengenai posisi organisasi yang akan diisi,
wirausahawan harus mampu menunjukkan sumber dari sumber daya manusia. Suatu
kendala didalam menemukan hal ini adalah kenyataan bahwa suplai individu yang
akan dipilih pada pasar tenaga kerja senantiasa berubah; pada dasarnya,
terdapat saat-saat dimana menemukan sumber daya manusia yang tepat adalah jauh
lebih sulit dibandingkan pada waktu-waktu lainnya.
Sumber-sumber
dari SDM yang tersedia untuk mengisi posisi bisa dikategorikan dengan 2 cara,
yaitu:
1. sumber yang
berada didalam organisasi kewirausahaan
Sekelompok
karyawan yang sekarang ada dalam suatu organisasi kewirausahaan adalah satu
sumber dari SDM yang mungkin memiliki kualifikasi terbaik untuk suatu posisi
yang kosong. Walaupun personalia yang ada biasanya bergerak secara lateral
dalam suatu organisasi, sebagian besar gerakan internal biasanya adalah
promosi.
2. sumber
yang berada diluar organisasi kewirausahaan
Jika untuk
beberapa alasan suatu posisi tidak bisa diisi oleh seseorang yang berasal dari
dalam organisasi kewirausahaan, sejumlah sumber calon tenaga kerja tersedia
diluar organisasi.
C. Teknik Pengembangan
Ketrampilan
Teknik pengembangan
ketrampilan dalam program pelatihan bisa dibagi menjadi dua kategori luas: 1)
teknik dalam jabatan untuk mengembangkan ketrampilan (on the job techniques for
developing skills), dan 2) teknik ruang kelas untuk mengembangkan ketrampilan
(classroom techniques for developing skills). Teknik pengembangan ketrampilan
dalam jabatan biasanya adalah tercantum dalam pelatihan dalam jabatan (on the
job training).
D. Memahami Motivasi
Motivasi merupakan kegiatan
yang mengakibatkan, menyalurkan dan memelihara perilaku manusia., dan merupakan
suatu proses untuk mencoba mempengaruhi seseorang agar melakukan sesuatu yang
kita inginkan. Seorang karyawan mungkin menjalankan pekerjaan yang dibebankan
kepadanya dengan baik, mungkin pula tidak. Maka dari itu hal tersebut merupakan
salah satu tugas dari seorang pimpinan untuk bias memberikan motivasi
(dorongan0kepada bawahannya agar bias bekerja sesuai dengan arahan yang
diberikan.
E. Bentuk-Bentuk
Komunikasi
1. KOMUNIKASI INTRAPERSONAL
Komunikasi
intrapersonal merupakan komunikasi intrapribadi yang artinya komunikasi yang
dilakukan kepada diri sendiri. Proses komunikasi ini terjadi dimulai dari
kegiatan menerima pesan/informasi, mengolah dan menyimpan, juga menghasilkan
kembali.
Contoh
kegiatan yang dilakukan pada komunikasi interpersonal adalah berdoa, bersyukur,
tafakkur, berimajinasi secara kreatif dan lain sebagainya.
2. KOMUNIKASI INTERPERSONAL
Komunikasi
interpersonal adalah komunikasi antarpribadi. Komunikasi ini juga dapat
diartikan sebagai proses pertukaran makna dari orang yang saling berkomunikasi
antara satu individu dengan individu lainnya. Suatu komunikasi interpersonal
dapat terjadi apabila memenuhi kriteria berikut:
·
Melibatkan perilaku
verbal dan nonverbal
·
Adanya umpan balik
pribadi
·
Terjadi
hubungan/interaksi yang berkesinambungan
·
Bersifat saling persuasif
3. KOMUNIKASI KELOMPOK
Komunikasi
kelompok dapat diartikan sebagai tatap muka dari tiga atau lebih individu guna
memperoleh maksud dan tujuan yang dikehendaki. Seperti berbagi informasi,
pemeliharaan diri atau pemecahan masalah. Komunikasi kelompok merupakan
komunikasi yang dillakkan oleh beberapa orang lain atau sekelompok orang.
Contoh
komunikasi kelompok antara lain kuliah, rapat, briefing, seminar, workshop dan
lain-lain. Dalam komunikasi kelompok, setiap individu yang terlibat dalam
kelompok masing-masing berkomunikasi sesuai dengan peran dan kedudukannya dalam
kelompok tersebut. Pesan atau informasi yang disampaikan juga menyangkut
kepentingan seluruh anggota kelompok dan bukan bersifat pribadi.
4. KOMUNIKASI ORGANISASI
Komunikasi
organisasi adalah komunikasi antarmanusia yang terjadi dalam hubungan
organisasi. Komunikasi organisasi merupakan proses komunikasi yang berlangsung
secara formal maupun nonformal dalam sebuah sistem yang disebut organisasi.
Komunikasi
organisasi sering dijadikan sebagai objek studi sendiri karena luasnya ruang
lingkup komunikasi tersebut. Pada umumnya komunikasi organisasi membahas
tentang struktur dan fungsi organisasi, hubungan antarmanusia, komunikasi
dan proses pengorganisasian, serta budaya organisasi.
5. KOMUNIKASI MASSA
Komunikasi
massa merupakan bentuk komunikasi yang menggunakan saluran (media) dalam
menghubungkan komunikator dan komunikan secara massal, berjumlah banyak,
bertempat tinggal yang jauh, sangat heterogen, dan menimbulkan efek tertentu.
Jadi, Komunikasi massa sebagai pesan yang dikomunikasikan melalui media massa
pada sejumlah besar orang.
Ciri-ciri
komunikasi massa adalah sebagai berikut:
1.
Komunikator biasanya
suatu lembaga media massa
2.
Hubungan antara
komunikator dan pemirsa bukan bersifat pribadi
3.
Menggunakan media massa
4.
Mediumnya dapat digunakan
oleh orang banyak
5.
Komunikan adalah massa,
yang bersifat heterogen
6.
Penyebaran pesan serentak
pada saat yang bersamaan
7.
Umpan balik bersifat
tidak langsung
8.
Pesan yang disebarkan
cendrung tidak langsung berpengaruh terhadap massa
Sumber:

Komentar
Posting Komentar