Evaluasi Peluang Usaha Baru
Evaluasi Peluang Usaha Baru
Nama : Muhammad Heryyanto
NPM : 34416900
Kelas : 4ID06
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2020
DEPOK
2020
Evaluasi Peluang Usaha Baru
Dalam realita, seringkali terjadi
seseorang yang ingin membuka usaha baru didorong oleh rasa optimis yang
berlebihan. Untuk menetralisir rasa optimis yang berlebihan perlu dilakukan
evaluasi. Bagaimana cara mengevaluasi peluang usaha tersebut? Dalam
mengevaluasi peluang usaha, kita harus berhati-hati dan tidak boleh gegabah
asal membuka usaha baru, tetapi harus memperhitungkan segala kemungkinan yang
akan dihadapi. Beberapa kemungkinan tersebut antara lain, teman yang akan
diajak kerja sama, sumber modal, komoditi yang akan dijual, dan kemungkinan
daya serap pasar. Secara rinci ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan
dalam menilai/mengevaluasi peluang usaha baru yaitu:
1. Penetapan Kelayakan Usaha Baru
Yang pertama kali harus dilakukan
dalam memulai usaha baru adalah analisis kelayakan usaha tersebut. Hakikat dari
analisis kelayakan usaha baru adalah menemukan jawaban tentang apakah peluang
usaha baik yang berupa produk baru atau jasa dapat dijual, berapa biaya yang
dikeluarkan serta mampukah produk atau jasa tersebut mampu memperoleh laba.
Alasan utama kegagalan usaha baru
adalah :
a. pengetahuan pasar yang tidak
memadai
b. kinerja produk yang salah
c. usaha pemasaran dan penjualan
yang tidak efektif
d. tidak disadarinya tekanan
persaingan
2. Analisa Kelayakan Teknis
Sebelum peluang usaha baru di
implementasikan, dilihat dari aspek teknis perlu dilakukan analisis. Dalam
melaksanakan analisis kelayakan teknis ada 2 langkah yang harus dilakukan
yaitu:
a). Identifikasi Analisis Teknis
Sebuah peluang usaha baru harus
memiliki persyaratan teknis yang antara lain: daya tarik penampilan produk,
produk mudah di modifikasi sesuai dengan perubahan teknologi, permintaan
konsumen dan perkembangan pesaing, daya tahan dari bahan baku produk, mudah
diproduksi, dan biaya rendah.
b). Uji Coba Produk atau Jasa
Setelah produk dianalisis secara
teknis perlu dilakukan uji coba produk dalam rangka untuk memperoleh jaminan
bahwa produk atau jasa tersebut dapat memenuhi permintaan konsumen.
3. Penilaian Peluang Pasar
Para wirausahawan yang akan membuka
usaha baru selalu membutuhkan informasi tentang pasar, karena tujuan dari
pemasaran adalah untuk memenuhi permintaan pelanggan. Oleh karena itu perlu
adanya riset pasar untuk menemukan pasar yang menguntungkan, memilih produk
yang dapat dijual, menerapkan teknikpemasaran yang lebih baik dan merencanakan
sasaran yang realistik.
a). Analisa Potensi Pasar
Penentuan potensi pasar dari peluang
usaha yang baru direncanakan hendaknya dimulai dengan pengumpulan data-data
yang relevan mengenai potensipembeli, motivasi pembeliannya, kebiasaan pembeli,
dan dampak perubahan dari karakteristik produk pada potensi pasar.
b). Identifikasi Pasar Potensial
Potensi pasar adalah ungkapan
mengenai peluang penjualan maksimum untuk produk atau jasa tertentu selama
periode waktu yang ditentukan, misalnya satu tahun.
Riset pasar dapat membuat keputusan
pemasaran yang lebih baik. Riset pasar dapat membantu:
·
menemukan pasar yang menguntungkan
·
memilih produk yang dapat dijual
·
menentukan perubahan dalam perilaku
konsumen
·
meningkatkan teknik pemasaran yang
lebih baik
·
merencanakan sasaran yang realistic
Tiga aspek utama bagi riset pasar
adalah :
1.
Penelitian potensi pasar dan
identifikasi pelanggan (pemakai) potensial
2.
Analisa seberapa besar perusahaan
baru tersebut bisa memanfaatkan potensi pasar
3.
Penentuan peluang nyata pasar dan
resiko-resiko melalui uji coba pasar
4. Analisa Kelayakan Finansial
Adalah landasan untuk menentukan
sumber daya finansial yang diperlukan untuk tingkat kegiatan tertentu dan laba
yang bisa diharapkan. Kebutuhan finansial dan pengembalian (return) bisa sangat
berbeda tergantung pada pemilihan elternatif yang ada bagi usaha baru. Ada tiga
langkah dasar untuk pemilihan alternatif dalam analisis kelayakan finansial,
yaitu.
a) Penentuan kebutuhan finansial
total dengan danadana yang diperlukan untuk operasional. Kebutuhan finansial
hendaknya diproyeksikan tiap bulan atau bahkan mingguan sekurang-kurangnya
untuk operasi tahun pertama dari usaha baru. Selanjutnya diperlukan juga
proyeksi kebutuhan keuangan untuk tiga sampai lima tahun.
b) Penentuan sumber daya finansial
yang tersedia biayabiayanya yaitu berupa pencairan sumber dana dan biaya modal.
Langkah kedua dalam analisis
kelayakan finansialini adalah proyeksi sumber daya finansial yang tersedia dan
dana-dana yang akan dihasilkan dalam operasi perusahaan. Dalam menentukan
sumber daya finansial potensial yang tersedia harus dibedakan sumber finansial
jangka pendek, menengah, dan jangka panjang
Langkah-langkah dalam analisa
kelayakan finansial :
1.
Analisa semua kewajiban finansial
dan kebutuhan pengeluaran secara mendetail
2.
Proyeksi sumber daya finansial yang
tersedia dan dana-dana yang akan dihasilkan dalam operasi perusahaan
3.
Penting untuk menentukan secara
sistematis aliran masuk, aliran keluar operasional yang diantisipasi dan aliran
kas netto untuk periode waktu tertentu
4.
Apakah ia akan menghasilkan
pengembalian pada modal yang diinvestasikan yang memuaskan
5. Penilaian Kemampuan
Organisasional
Setiap bisnis usaha membutuhkan
orang-orang dengan berbagai jenis keterampilan dan bakat untuk bekerja sama
mencapai tujuan organisional. Hal yang perlu diperhatikan adalah jenis
keterampilan, jenis organisasi dan keterampilan yang dibutuhkan dalam penerapan
usaha baru yang efektif serta keterampilan dan bakat yang dibutuhkan jika usaha
baru tersebut mulai berhasil dan tumbuh. Ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan dalam langkah ini, yaitu:
a) Penentuan kebutuhan personalia
dan perencanaan struktur organisasi awal.
Langkah pertama dalam penentuan
kebutuhan personalia adalah analisis kebutuhan tenaga kerja dan berbagai
aktivitas yang perlu dilakukan. Langkah kedua adalah pengelompokkan aktivitas
tersebut ke dalam seperangkat tugas yang bisa ditangani individu secara
efektif. Langkah tiga adalah dari berbagai tugas dikategorikan untuk membentuk
dasar dari struktur organisasi.
b) Perbandingan kebutuhan dan
ketersediaan personalia.
Pada langkah ini perlu dilakukan
membandingan personalia yang dibutuhkan dan orang-orang yang berkualitas yang
tersedia bagi usaha baru. Apakah ketersediaan orang-orang yang berkualitas
sudah memenuhi dari yang dibutuhkan.
Evaluasi kebutuhan personalia total
dan keterampilan manajerial yang dibutuhkan adalah syarat analisa baru. Analisa
ini mensyaratkan tiga pertanyaan berikut:
1.
Jenis ketrampilan dan bakat
personalia yang bagaimana yang tersedia dan struktur organisasi apa yang ada?
2.
Jenis organisasi apa dan ketrampilan
apa yang akhirnya dibutuhkan dalam penerapan usaha baru yang efektif?
3.
Keterampilan dan bakat apa yang akan
dibutuhkan jika usaha baru tersebut mulai berhasil dan tumbuh?
6. Analisis Persaingan
Semua bisnis/usaha akan menghadapi
persaingan baik persaingan langsung yaitu dari produk atau jasa yang identik
dengan produk perusahaan itu pada pasar yang sama dan tekanan tidak langsung
dari barang pengganti. Suatu pendekatan untuk menganalisis tekanan persaingan
dipusatkan pada tiga hal yaitu:
·
Identifikasi pesaing besar potensial
·
Identifikasi berbagai strategi dan
taktik yang digunakan pesaing
·
Identifikasi keuntungan persaingan
tertentu dari usaha yang dilaksanakan
Analisa ini mengungkapkan apakah
ventura baru yang direncanakan memberikan keuntungan persaingan yang memadai
pada produknya sehingga mampu menghadapi tekanan persaingan dari pesaing
langsung maupun tidak langsung.
Kesimpulan : Evaluasi usaha itu perlu dilakukan
sejak dini,karena evaluasi ini dapat mencegah kegagaln dari usaha. Jadi sebelum
memulai usaha baru hal pertama yang harus dilakukan adalah menganalisa usaha
atau mengevaluasi tersebut apakah usaha tersebut layak untuk dilanjutkan
ketahap berikutnya atau tidak.Tingginya modal usaha menjadikan perlunya
dilakukan penelitian yang komprehensif dan sistematis yang nantinya akan
menentukan kelayakan dan kemampuan dalam memperoleh keuntungan dari usaha baru
tersebut dalam waktu yang lama.

Komentar
Posting Komentar