Aspek Desain Produk
Aspek Desain Produk
Nama : Muhammad Heryyanto
NPM : 34416900
Kelas : 4ID06
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2020
DEPOK
2020
Pengertian Desain Produk
Pengertian Desain Produk adalah rangkaian usaha untuk mempelajari dan
merencanakan benda pakai yang fungsional, ergonomis dan estetis sehingga
menjadi lebih bernilai dan bermanfaat bagi penggunanya (konsumen). Biasanya
produk yang telah dirancang akan diproduksi masal secara industri. Oleh karena
itu terkadang bidang studi ini juga disebut sebagai desain industri.
Bahkan dalam bahasa inggris, sebetulnya bidang studi ini disebut
dengan Industrial Design. Namun istilah tersebut tidak dapat
diterjemahkan mentah-mentah menjadi desain industri, karena yang didesain
bukanlah industrinya melainkan produknya (Adhi Nugraha,1989). Kemungkinan
translasi yang lebih tepat adalah desain keindustrian, namun tetap terdengar
rancu. Maka desain produk tetap menjadi istilah yang lebih tepat untuk
digunakan sebagai terjemahannya.
Ruang Lingkup Desain Produk
Ruang lingkup yang digeluti oleh desain produk sangatlah luas, mulai
dari kriya, alat peraga, alat transportasi, hingga ke perlengkapan rumah
tangga. Jika dikelompokan secara umum, maka ruang lingkup Desain Produk dapat
dibagi menjadi:
- Desain produk peralatan
- Desain perkakas lingkungan
- Desain alat transportasi
- Desain produk kerajinan (Kriya)
Meskipun luas namun ruang lingkupnya cukup jelas. Maka desain produk
adalah cabang ilmu desain yang unik namun memiliki kadar interdisiplin tinggi.
Disiplin-disiplin ilmu tersebut melibatkan estetika, teknik industri,
teknologi, desain grafis hingga ke manajemen. Hal itu karena tujuan dari desain produk
sendiri memang mencakup banyak hal.
Pengertian Desain Produk berdasarkan
Tujuan dan Fungsinya
Pengertian desain produk menurut Ulrich & Eppinger (2008: 190)
adalah “layanan profesional dalam menciptakan dan mengembangkan konsep beserta
spesifikasinya yang mengoptimalkan fungsi, nilai, dan tampilan produk hingga ke
sistemnya agar produk lebih menguntungkan bagi konsumen maupun produsen.
Terdengar komplit sekali bukan? Tidak heran jika desain produk harus
memiliki kadar interdisiplin yang tinggi.
Ulrich & Eppinger (2008: 190) mengutip dari Drefyus (1967)
menerangkan bahwa terdapat 5 tujuan penting dalam proses desain produk, yaitu :
- Utility (Kegunaan) : Produk yang
digunakan harus aman dan mudah pada saat digunakan.
- Appearance (Tampilan) : Tampilan
produk harus unik dan indah agar menjadi produk yang menarik.
- Easy to maintenance (Kemudahan
pemeliharaan) : Rancangan produk tidak hanya sebatas untuk penggunaannya
saja, namun harus dirancang agar mudah untuk dirawat dan diperbaiki juga.
- Low cost (Biaya Rendah) : Produk yang
dirancang harus dapat diproduksi dengan biaya yang rendah agar dapat
bersaing.
- Communication (Komunikasi) : Desain
produk harus dapat mengomunikasikan filosofi dan misi perusahaan atau
perancang kepada
Fungsi Desain Produk
Desain produk sendiri secara objek memiliki fungsi:
- Menjadi identitas (brand) dari produk
- Melindungi produk (quality control)
- Menambah nilai produk
Rasanya sudah cukup jelas mengenai pengertian desain produk setelah kita
menjelajahinya dari berbagai aspek pembentuknya. Namun untuk memastikan studi
yang lebih terarah, sebaiknya kita tetap membandingkannya dengan berbagai
pendapat ahli. Berikut ini adalah beberapa pengertian desain produk menurut
para ahli.
Manfaat Desain Produk
Konsumen seringkali bersedia membayar lebih
mahal untuk produk/jasa yang terlihat lebih baik dan menawarkan kegunaan yang
lebih besar, fungsionalitas yang lebih baik, dan keberlanjutan. Banyak konsumen
membuat keputusan pembelian berdasarkan pada desain produk, karena desain
produk yang baik mengindikasikan kualitas, penampilan, kinerja, kemudahan
penggunaan, dan keandalannya. Desain produk memungkinkan diferensiasi produk
dan mengomunikasikan fungsi produk dengan jelas kepada konsumen.
Desain produk dan jasa merupakan faktor penentu
kesuksesan suatu produk/jasa . Menciptakan desain produk/jasa yang baik dapat
membawa banyak manfaat dalam bisnis. Manfaat desain produk antara lain bisa meningkatkan
kinerja, efisiensi, dan nilai produk/jasa, serta dapat mengurangi biaya dan
risiko bagi bisnis Anda.
Dengan desain produk dan jasa yang kreatif dan
inovatif.akan membuatnya lebih menarik dan unik bagi konsumen dan meningkatkan
jangkauan produk/jasa Anda di pasar, sehingga dapat meningkatkan penjualan dan
mempercepat pengembalian investasi Anda. Desain produk dan jasa yang cermat
juga dapat membantu Anda mengurangi biaya produksi, mengoptimalkan penggunaan
bahan, dan meminimalkan pemborosan.
Dalam merancang produk yang berupa jasa
merupakan tantangan tersendiri karena jasa umumnya mempunyai karakteristik
unik.
Desain produk yang berupa jasa merupakan cara
perusahaan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, dengan cara
meminimalkan tingkat komplain untuk diantisipasi oleh perusahaan secara
maksimal.
Desain Produk Kemasan
Dalam persaingan bisnis yang semakin ketat,
perusahaan tidak bisa lagi bersaing dengan hanya mengandalkan kualitas produk.
Tetapi perusahaan harus bisa membuat identitas produknya mempunyai ciri
khas yang pada akhirnya bisa dikenal luas dan menarik minat konsumen untuk
membeli produk tersebut.
Sebagus apapun kualitas dan desain produk jika
tanpa didukung dengan desain kemasan yang baik maka akan sia-sia. Karena
desain kemasan produk yang menarik, unik dan berkualitas dapat
mempengaruhi konsumen untuk memberikan respon positif yang akhirnya membeli
produk yang dipasarkan. Daya tarik suatu produk tidak bisa terlepas dari
kemasannya, karena kemasan langsung berhadapan dengan konsumen. Bahkan kemasan
bisa menjadi identitas suatu bisnis. Desain kemasan produk yang menarik, unik
dan berkualitas akan menjadi pembeda dari kompetitornya.
Melalui desain kemasan produk, maka perusahaan
dapat menyampaikan informasi terkait merek, logo, kualitas, dan lain-lain. Hal
ini juga yang akan menarik perhatian konsumen untuk jatuh cinta pada suatu
produk.
Desain produk kemasan adalah suatu rancangan
atas kemasan pada suatu produk sebagai upaya untuk mendukung pemasaran. Selain
berfungsi untuk membungkus, desain kemasan produk mempunya fungsi lain terkait
pemasaran, yaitu memberi proteksi, sarana komunikasi visual (kesan elegan,
ekslusif, dan berkualitas ), simbol estetika dilihat dari elemen desain (warna,
tipografi, dan komposisi), penegasan identitas, aspek ergonomi (terkait
kenyamanan dan kemudahan dalam pemakaian), penyampaian informasi dan sebagai
wadah pendistribusian.

Komentar
Posting Komentar