TUGAS1_MetodePenelitian_M.Heryyanto_PERANCANGAN TATA LETAK FLEKSIBEL DENGAN TEORI GRAPH

https://drive.google.com/drive/folders/1GkuGcgUdlx35T7Kk0LeSH2Zo9LDBeeRd


Judul               :  PERANCANGAN TATA LETAK FLEKSIBEL DENGAN   TEORI GRAPH
Jurnal              :  Teknik Industri        
Volume           :  Vol. 8 No. 1
Halaman         :  28-39
Tahun              :  2006
Penulis            :  Agus Ristono
Reviewer        :  Muhammad Heryyanto
Tanggal           :  21 Oktober 2018

Latar Belakang
Tata letak modular belum memperhitungkan ongkos simpan, sehingga permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana merancang tata letak yang fleksibel dengan mempertimbangkan ongkos simpan.
Tujuan penelitian
Perusahaan ingin mengetahui hubungan OMH dengan tingkat permintaan untuk mempertahankan optimalisasinya terhadap perubahan komposisi produk
Subjek penelitian
Suatu perusahaan maufaktur yang memiliki sebuah lini produksi dengan sistem tata letak fungsional, flow-line dan proyek.
Formulasi Penelitian

Kelemahan pada penelitian-penelitian terhadap tata letak modular yang tidak memperhitungkan ongkos simpan, sehingga permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana merancang tata letak yang fleksibel dengan mempertimbangkan ongkos simpan.
Metodologi Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tata letak modular dengan teori graph dan model TMHC (Total of Material Handling Cost)
Hipotesis
Hipotesis yang akan di uji :
·         H1 : adanya pengaruh  tata letak modular dengan menggunakan teori graph, dapat disamakan fleksibelnya dengan tata letak terdistribusi
·         H2 : adanya pengaruh tata letak dengan lingkungan berupa permintaan yang selalu berubah
·         H3 : Adanya pengaruh fasilitas yang tidak dapat dipindahkan dengan fleksibilitas yang tinggi
Hasil Pembahasan
Teori graph dapat digunakan untuk merancang tata letak yang fleksibel dengan melalui pembentukan modul-modul tata letak. Tata letak yang fleksibel digunakan pada lingkungan yang selalu mengalami perubahan permintaan dengan cepat.
Kesimpulan
Tata letak modular lebih baik dari tata letak terdistribusi yang fleksibel karena memiliki OMH lebih kecil untuk setiap perubahan permintaan di masa depan dan mampu mempertahankan optimalitasnya terhadap perubahan komposisi produk, tetapi belum dapat dikatakan bahwa tata letak modular lebih fleksibel dibandingkan dengan tata letak terdistribusi yang fleksibel. Hal ini lebih tergantung dari metode yang digunakan

Sumber :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ethics_Tragedi Bhopal_04

Tugas Etika Propesi

Kiat Belajar Matematika